Ingin Membuat Platform E-learning? Lakukan 9 Tip Berikut!

Bisnis di seluruh dunia kini telah merambah ke ranah online. Baik itu e-commerce atau e-learning, penggunaan dan aksesibilitas internet berkecepatan tinggi telah mengakibatkan pergeseran paradigma dalam perilaku konsumen.
e-learning
Karena kemudahan akses dan fleksibilitasnya, pendidikan online menjadi pilihan populer untuk para profesional yang sibuk. Industri ini telah sepenuhnya mekar; para pendidik dan pemain di ranah ini kini memiliki kesempatan baru untuk memasuki pasar.

Tapi, dengan semua sumber daya dan peluang yang tersedia, kita tidak dapat menyangkal bahwa masih banyak platform e-learning yang kesulitan mencapai kesuksesan. Idealnya, platform e-learning menawarkan proses yang simpel dan interaktif untuk menarik dan mempertahankan para pelajar online.

Berikut adalah beberapa tip yang bisa membantumu membangun sebuah platform pembelajaran online yang sukses.

Tetapkan tujuan pembelajaran yang jelas

Dalam merancang sebuah kursus untuk e-learning, menetapkan tujuan yang jelas adalah hal yang sangat penting. Sebab, ritme kursus online tergolong begitu cepat. Tujuan pembelajaran yang jelas akan memfasilitasi adopsi yang lebih cepat pula.

Selain itu, tujuan pembelajaran akan memberikan semacam pedoman bagi peserta didik dan gambaran dari hasil pembelajaran. Ini akan membantu mereka memutuskan apakah akan mengambil kursus atau tidak, serta untuk mempertahankan fokus mereka.

Rancang kursus seinteraktif mungkin

Perancang kursus atau platform harus memastikan bahwa mereka menawarkan peluang interaksi bagi peserta didik–baik dalam bentuk teks, video, atau audio.

Tidak ada peserta didik, terlepas dari faktor demografis, yang bisa tetap tertarik dengan materi yang diberikan dalam jangka waktu yang lama jika tidak ada keterlibatan atau interaksi di dalamnya–cepat atau lambat, mereka akan mundur perlahan.

Rencanakan konten secara efektif

Merencanakan konten yang memberikan hasil maksimal adalah hal yang penting. Perlu diingat bahwa ruang kelas virtual atau kursus e-learning berbeda dari kuliah nyata, konten harus dibuat ringkas dan menarik namun tetap mendalam.

Yang tak kalah penting adalah menyediakan bahan referensi tambahan di seksi pilihan atau bahkan tautan eksternal. Hal ini membuat konten lebih spesifik dan bisa disesuaikan untuk peserta didik yang berbeda.

Gunakan jasa pendidik yang terkenal

Terlepas dari penyampaian konten, memiliki pendidik terkenal (ahli di bidangnya masing-masing) sebagai pembicara atau kontributor di platform bisa menambah nilai pada kursus yang disediakan. Bahkan mungkin akan lebih baik jika memiliki kemitraan dengan lembaga pendidikan terkenal. Kursus seperti itu dipandang lebih kredibel dan mendapat tingkat adopsi yang lebih tinggi.

Fasilitasi pembelajaran self-paced maupun peer-to-peer

Meskipun e-learning bertujuan untuk membuat pendidikan lebih mandiri, menghubungkan peserta didik dengan rekan-rekan mereka juga penting untuk dilakukan.

Dengan cara ini, peserta didik dapat merasa lebih terhubung dan merasa lebih mudah untuk menjawab keraguan mereka. Cara ini bahkan memungkinkan mereka untuk belajar secara kolaboratif. Memiliki forum diskusi dan beberapa kelas live-streaming opsional mungkin bisa jadi ide yang baik.

Gunakan beragam media penyampaian konten

Campuran berbagai media termasuk teks, video, audio, infografis, slide presentasi, game, dan media lainnya terbukti lebih efektif daripada konten yang hanya berupa teks atau audio saja. Karena biasanya interaksi langsung jarang terjadi di kursus online, peserta didik cenderung kehilangan minat jika konten tidak beragam.

Lakukan penilaian teratur

Platform pembelajaran atau pendidikan online yang sukses harus memiliki penilaian yang tepat untuk mengukur kemajuan peserta didik. Menyampaikan saran berdasarkan penilaian dan membagikan analisis atau laporan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik bisa terbukti bermanfaat bagi mereka.

Selain tes terjadwal setelah setiap modul atau penilaian akhir, memberikan kuis atau pertanyaan dadakan sesekali bisa memungkinkan interaksi dan meningkatkan pembelajaran.

Tawarkan sertifikasi dan penghargaan yang valid

Memberikan sertifikat kepada setiap peserta didik yang menyelesaikan kursusmu adalah hal yang penting. Pastikan sertifikat tersebut memiliki nilai tambah untuk keperluan karier atau keterampilan mereka.

Bahkan jika kursusmu gratis, sertifikasi yang kamu tawarkan harus valid sehingga peserta didik tidak ragu-ragu untuk mengambil kursus bahkan jika ia harus membayar untuk itu. Dalam jangka panjang, sertifikasi yang valid memberikan autentikasi kepada kursus dan membantu dalam pengembangan bisnis.

Gunakan UI/UX yang simpel namun interaktif

Menyediakan user interface (UI) dan user experience (UX) yang simpel dan interaktif adalah hal yang sangat penting untuk mempertahankan peserta didik untuk tetap menggunakan platformmu. Platform yang ramah pengguna bisa dibilang sudah “menyelesaikan setengah dari pekerjaannya”.

Selain tip-tip kunci untuk membangun platform pembelajaran online yang efektif di atas, menyusun strategi model bisnis juga merupakan hal yang penting. Kamu harus berpikir dari perspektif millennial yang akan mengambil kursus. Lakukan juga improvisasi platform sesuai dengan selera dan penggunaan mereka. Mendapatkan umpan balik dan melakukan perbaikan berdasarkan saran pengguna juga sangat penting untuk membuat platform tetap relevan danup-to-date.

Source: id.techinasia.com