Promogo Tawarkan Media Promosi Outdoor yang Lebih Murah Dibanding Billboard

Mempunyai sebuah startup ternyata bukan hambatan bagi seorang founder untuk mengeksplorasi ide-ide bisnis baru. Itulah yang dialami Sergio Rusli, pendiri dari aplikasi agregator promo yang bernama Promoji.

promogo-mobil-foto

Menjalankan Promoji sejak tahun 2015 silam, ia justru melihat kebutuhan yang cukup tinggi terhadap alternatif media iklan luar ruangan (outdoor) yang lebih murah. Hal itulah yang kemudian mendorong Sergio untuk mendirikan sebuah startup baru bernama Promogo di awal tahun 2016 ini.

Promogo sendiri merupakan layanan yang bisa membantu para perusahaan untuk memasang iklan di body mobil, sebuah konsep yang dipopulerkan oleh Wrapify di Amerika Serikat. Untuk membantunya menjalankan startup tersebut, Sergio pun mengajak Andrew Tanyono, rekannya yang pernah bekerja pada sebuah perusahaan navigasi GPS di Selandia Baru, untuk bergabung sebagai COO.

Kami percaya bahwa media iklan seperti ini jauh lebih efektif daripada billboard, karena harganya yang terjangkau dan pemasang iklan bisa menjalankannya dalam jumlah yang banyak.

Promoji sendiri masih berjalan hingga saat ini, meski Sergio tidak lagi terlibat secara aktif di dalamnya.

promogo-mobil-express-foto

Andalkan tiga jenis iklan

Saat ini, Promogo telah menyediakan tiga jenis iklan yang bisa mereka pasang, yaitu iklan di sisi mobil (Body Wrap), iklan di kaca belakang mobil (Rear Windshield), serta iklan di layar yang terpasang di dalam mobil (Indoor Ads).

“Kami akan menangani seluruh kebutuhan operasional, mulai dari pengadaan mobil beserta pengemudi, pemasangan dan pelepasan stiker, hingga pengurusan pajak reklame,” ujar Sergio.

Promogo sendiri bukanlah satu-satunya startup tanah air yang bisa menghadirkan layanan iklan di body mobil. Saat ini sudah ada Ubiklan dan Klana yang juga telah meluncurkan layanan serupa. Dan menurut Sergio, hanya kebetulan saja mereka semua muncul di saat yang sama.

promogo-tim-foto

Gunakan metode berbeda untuk melacak mobil

Promogo sendiri mempunyai cara yang berbeda untuk melakukan pelacakan terhadap mobil yang telah mereka pasang dengan iklan. Di saat Ubiklan memanfaatkan GPS yang ada dismartphone pengemudi, dan Klana lebih memilih untuk memasang GPS di dalam mobil, Promogo justru melakukan pelacakan dengan kedua metode tersebut.

Hasil pelacakan GPS tersebut nantinya akan menentukan berapa jarak yang telah ditempuh armada mobil mereka, dan berapa biaya yang harus dibayar oleh perusahaan pemasang iklan.

Promogo mengaku kalau mereka telah mempunyai ratusan kendaraan yang bisa mereka pasang iklan. “Namun apabila pemasang iklan menginginkan armada yang lebih banyak, kami pun bisa menyiapkannya,” tegas Sergio.

Meski baru beroperasi di Jabodetabek, namun kini telah ada beberapa brand yang memanfaatkan jasa mereka untuk beriklan. Beberapa di antaranya bahkan merupakan perusahaan besar seperti Wings Group, perusahaan asuransi Allianz, dan Holiday Inn.

Source: id.techinasia.com