7 Elemen Game Design Document untuk Membantumu Mengerjakan Musik Game

Halo, perkenalkan saya Septian Pamungkas (silakan panggil saya Tian) dari Monkey Melody, sebuah pengembang musik dan efek suara untuk produk media, khususnya game.

Senang sekali bisa mendapat kesempatan untuk membuat artikel serial mengenai musik game di Tech in Asia Indonesia. Untuk seri pertama kali ini, saya akan membahas seputar elemen Game Design Document (GDD) dalam pembuatan musik game. 

Mengapa saya mengangkat topik ini?

Akhir-akhir ini saya dan tim menerima email dari teman-teman komposer yang menanyakan hal sama: “Apa yang harus dilakukan pertama kali dalam membuat musik game?”

Jawabannya, kamu harus mempelajari lebih dulu game yang akan kamu kerjakan. Nah, elemen GDD ini akan membantu kamu dalam membuat musik game. Artikel ini saya buat berdasarkan pengalaman saya dan tim yang bekerja dengan developer game dalam mengerjakan musik game.

GDD sendiri adalah dokumen yang berisi sebuah rencana dan konsep yang dipersiapkan oleh developer game untuk mengembangkan suatu game, yang nanti akan dibagi sesuai departemen, seperti Programming, Art, Sound, dan sebagainya.

Untuk beberapa hal, GDD ini adalah inisiasi dokumen untuk fase awal pengembangan. Artinya, konsep di beberapa departemen masih dalam kondisi awal atau tentatif. Itu sebabnya GDD akan selalu diperbarui sesuai dengan perkembangan.

Sayangnya, saya tidak bisa menunjukkan contoh GDD klien yang pernah kami garap karena alasan konfidensial. Tapi, saya menemukan beberapa contoh GDD di internet. Salah satu contoh yang bisa kamu jadikan acuan adalah GDD di bawah ini:

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan terkait GDD ini. Biasanya developer enggan memberikan GDD versi lengkap kepada pihak eksternal, misalnya komposer lepas. Alasannya? Tentu saja karena dokumen ini konfidensial. Jadi, apa yang dilakukan sang komposer? Biasanya komposer bisa meminta komponen-komponen di GDD yang paling dibutuhkan dalam membuat musik game.

Salah satu klien kami, Eldwin Viriya dari Own Games, bersedia berbagi tentang elemen GDD yang dulu sempat kami minta untuk mengerjakan musik dan suara sebuah game. Apa saja elemen tersebut?

Cerita

11168-1a401b517d03d34b66df2c7783b56b02

Bagi kami, cerita adalah elemen yang sangat penting. Ini adalah langkah awal untuk masuk ke dalam game. Dari sini, saya sudah bisa mulai menentukan arah musik yang akan saya buat, mulai dari genre hingga warna musik.

Gambar konsep

11168-fd02b7f2fa67234e20ad90c5e88c1901

Setelah masuk ke dalam cerita game, elemen selanjutnya adalah gambar konsep yang berfungsi untuk menajamkan apa yang saya rasakan tentang game tersebut. Di sini saya bisa merasakan atmosfer yang ada di dalam game dengan jelas.

Pada elemen ini, saya sudah bisa mulai menentukan aset atau instrumen yang akan saya pakai agar cocok dengan atmosfer game yang akan dibuat.

Gameplay

11168-07497062672d57cc575c5ad0909b5180

Elemen ini biasanya menceritakan sebuah gameplay yang ada di game. Biasanya gameplay berbentuk deskripsi tulisan yang menceritakan detail sebuah game. Gameplay juga bisa berbentuk video pendek “kasar.” Artinya, visual dan komponen lainnya masih belum lengkap atau belum tersedia.

Elemen ini membantu komposer untuk mengetahui gerak dan tempo dari sebuah gameplay. Kamu bisa mulai menentukan tempo dan dinamika musik yang akan kamu buat.

Aset musik dan suara

11168-d72c7c45112e4aee37c14ffcd1b2c648

Elemen ini juga bisa dibilang elemen yang sangat penting, karena berisi daftar aset suara yang akan dibuat. Kamu sudah bisa mulai mengatur timeline development sesuai dengan jumlah aset suara yang akan kamu buat.

Adegan sinematik

11168-09ca505206d85440c0f2fedf6d155c3a

Adegan sinematik sebenarnya adalah bagian dari daftar aset musik. Tapi, kamu harus memberi perhatian lebih pada elemen ini, karena membutuhkan pendekatan yang berbeda dalam mengerjakan musiknya.

Untuk beberapa game yang  mengedepankan gaya berceritakomponen ini biasanya selalu ada untuk menguatkan cerita. Adegan sinematik ini biasanya berbentuk video dengan timing yang sudah pasti. Untuk itu, kamu harus meminta daftar lebih dulu agar kamu bisa membuat adegan sinematik menjadi lebih optimal.

Skrip dialog

11168-bf17c4ca3e2d8e52902f32fee1380bbb

Biasanya, bagian ini banyak ada di adegan sinematik. Tapi, tidak menutup kemungkinan ada di bagian lain seperti fase in-game dan menu. Ini sempat terjadi di game Nasi Goreng besutan Own Games.

Bila elemen ini kamu masukkan dalam adegan sinematik, sebenarnya kamu sudah bisa mulai mencari musik untuk fase sinematik tanpa melihat visual yang sudah lengkap. Biasanya, kita dituntut bekerja secara paralel tanpa adanya video atau visual dalam adegan sinematik. Itu sebabnya, skrip dialog ini sangat membantu kamu untuk mulai mengerjakan musiknya.

Build game

11168-f7296531f99ce56a6b2131f73562331f

Elemen yang terakhir ini adalah elemen yang opsional, bisa disediakan bisa juga tidak. Build game berisi aplikasi yang sudah bisa kita mainkan. Biasanya jika sudah masuk pertengahan waktu pengembangan, programmer menyediakan build game untuk diuji coba. Dari sini kamu bisa merasakan pengalaman secara utuh dari sebuah game. Kamu juga bisa mulai memasukkan musik ke dalam game dan merasakannya.

Source: id.techinasia.com