Monthly Archives: July 2017

Startup Strategi Sticar Tingkatkan Awareness di Tengah Masyarakat

Published by:

Sejak berdiri pada Oktober 2016 yang lalu, Sticar sebagai startup teknologi yang menawarkan solusi iklan di luar ruangan terus berupaya agar layanannya semakin dikenal masyarakat. Saat ini ada beberapa cara yang dilakukan Sticar untuk mencapai target tersebut.

Menurut sang CEO Rio Darmawan, cara pertama yang mereka lakukan adalah menjalankan kampanye digital atau beriklan melalui media sosial seperti di Instagram ataupun Facebook secara rutin. Selain itu, pihaknya juga merilis artikel setiap bulan melalui blog resmi dan mendistribusikannya ke media online ataupun cetak.

“Secara komunitas, mitra pengemudi kami sekarang sudah membuat komunitas sendiri, namanya Pilot Sticar Community. Kami rutin menjadwalkan kopi darat setiap dua minggu sekali dan arisan satu bulan sekali. Mereka bahkan sekarang sudah punya uang kas sendiri,” ujar Rio kepada Tech in Asia Indonesia.
Baca Selanjutnya>

5 Tipe Viralitas Produk dan Cara Menerapkannya

Published by:

Produk yang viral adalah impian setiap pelaku bisnis dan startup. Bila produkmu viral, artinya minat masyarakat sangat tinggi, dan ini pada akhirnya akan mendatangkan banyak pelanggan yang berpotensi menjadi core user. Apabila kita berbicara tentang growth hacking, topik tentang viralitas sering kali muncul, padahal sebenarnya tidak semua produk punya potensi menjadi viral.

Elemen paling dasar dari viralitas adalah inception, alias penanaman ide. Mirip seperti film Christopher Nolan berjudul serupa, kita ingin supaya ide produk kita masuk dalam pikiran setiap orang. Ini akan membuat mereka bersemangat untuk menggunakan serta menyebarkan produk tersebut. Tapi viralitas memiliki tipe berbeda-beda, jadi kita harus jeli memilih metode penyebaran yang sesuai dengan produk.
Baca Selanjutnya>

Bunuh Proyek Gagal Sebelum Proyek Itu Membunuh Startup Kamu

Published by:

Tahukah kamu, apa itu “Ular Mati”? Menurut Jim Barksdale, mantan CEO Netscape, “ular” adalah perumpamaan untuk setiap masalah yang muncul dalam perusahaan.

Di antara ular-ular itu, ular paling berbahaya adalah ular yang sebenarnya sudah mati, tapi diperlakukan seolah-olah masih hidup. Waktu dan sumber daya habis untuk mengurusnya, tapi ular ini tak mendatangkan manfaat apa pun, juga tak kunjung pergi—karena dia sudah mati.
Baca Selanjutnya>

Mengapa Bekerja di Perusahaan Startup?

Published by:

Bagi kamu yang seringkali membuat orang tua bertanya-tanya setiap kali pamit bekerja sambil mengenakan t-shirt, celana jeans dan sneaker, kemungkinan besar kamu adalah seorang pekerja di lingkungan startup—atau setidaknya kamu dan kantormu sekarang sedang menganut kultur tersebut.

Sesampainya di kantor, mereka pun bekerja dengan budaya yang santai. Gaya berpakaian dan bekerja yang kasual seperti ini banyak diadopsi oleh karyawan startup dalam keseharian. Lingkungan berbasis open working space juga banyak digunakan sebagai tempat mereka berkolaborasi dan berkarya.
Baca Selanjutnya >

Tiga Hal yang Perlu Dicermati Startup saat Melakukan Penggalangan Dana

Published by:

Kesuksesan yang telah diraih Aria Rajasa Masna dengan bisnis yang telah dibangun, yaitu gantibaju dan Tees, bisa dijadikan inspirasi kepada calon entrepreneur. Meskipun tidak selalu berjalan mulus sejak awal, dengan Tees Aria bersama mitra dan investor sudah menemukan produk yang tepat dan pasar yang sesuai untuk bisnis yang dijalankan.a

Dalam sesi #SelasaStartup yang diselenggarakan DailySocial, Co-Founder dan CEO Tees Aria Rajasa Masna berbagi pengalaman, tips, dan trik yang wajib diketahui calon pelaku startup ketika tengah bersiap melakukan penggalangan dana.
Baca Selanjutnya >

Mengelola Pekerja Remote di Lingkungan Kerja

Published by:

Komunikasi dan kepercayaan menjadi pondasi untuk membangun kerja sama yang profesional

Melakukan kerja secara remote bukan menjadi hal baru. Banyak startup bahkan perusahaan mempekerjakan talenta-talenta berbakat secara remote. Kebutuhan akan talenta yang mendesak menjadi salah satu faktor utama. Tidak hanya pekerja yang harus mengantisipasi tren bekerja secara remote bisnis juga harus mengantisipasinya dengan menyiapkan trik manajemen yang baik.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu proses memanajemen para pekerjaremote.
Baca Selanjutnya>

5 Alasan yang Benar untuk Memulai Mendirikan Startup Teknologi

Published by:

Selama beberapa tahun terakhir, kita telah melihat kemunculan cukup banyak startupbesar di tanah air. Mulai dari yang bergerak di bisnis e-commerce seperti Tokopedia danBukalapak, situs travel online seperti Traveloka dan Tiket, hingga layanan transportasi online GO-JEK. Hal itu pun memicu banyak orang di Indonesia, terutama yang masih berusia muda, untuk ikut membuat startup baru.

Mereka memutuskan untuk mendirikan startup dengan berbagai alasan, mulai dari ingin mendapatkan pendanaan besar, ingin nama mereka terkenal dan diliput oleh berbagai media, hingga hanya demi mempunyai jabatan sebagai CEO di kartu nama mereka. Padahal, alasan tersebut tidaklah tepat, dan hampir bisa dipastikan kalau mereka akan gagal bila memulai startup dengan alasan seperti itu.

Lalu, alasan seperti apa yang tepat ketika membangun sebuah startup?
Baca Selanjutnya >

Strategi Membangun Aplikasi Keuangan Ala App Annie

Published by:

Perkembangan teknologi mengubah pola hidup orang untuk lebih menggunakan aplikasi mobile sebagai layanan keuangan. Berdasarkan laporan App Annie, penggunaan aplikasi keuangan di tahun 2016 meningkat 36% dibandingkan tahun 2015. Bahkan, Korea Selatan dan Australia memiliki tingkat peningkatan dua kali lipat di tahun 2016 dibandingkan tahun 2014.

Jumlah download aplikasi Keuangan di seluruh dunia pun meningkat 100% selama dua tahun terakhir. Di pasar Asia Pasifik, pertumbuhan tingkat download pada aplikasi Keuangan bahkan melampaui pertumbuhan tingkat download untuk seluruh aplikasi non-game, ujar Danielle Levitas, SVP Research & Marcom App Annie.
Baca Selanjutnya >

Bagaimana Cara Menghadapi Karyawan yang Sulit Diajak Bekerja Sama?

Published by:

Startup identik dengan lingkungan kerja yang tegang, keras, dan selalu bergerak cepat. Tingginya tuntutan untuk mencapai target penjualan dan pemasukan, ditambah pengukuran performa dan KPI yang kian ketat, membuat para pemimpin maupun anggota tim harus terus bekerja di bawah tekanan. Dengan kondisi seperti ini, hambatan bisa muncul dalam berbagai bentuk.

Salah satu penyebab kegagalan startup dan perusahaan kecil yang paling sering terjadi adalah adanya bentrokan di antara para anggota tim inti (termasuk co-founder). Bentrokan ini bisa karena perbedaan pendapat, karakter, latar belakang, hingga pengalaman. Sebagai pemimpin, kamu harus mengatasi masalah sebelum membesar.

Tapi di mana harus memulai dan bagaimana sebaiknya menghadapi anggota tim seperti ini?
Baca Selanjutnya >