Aplikasi TemanKanker Bangun Ekosistem Digital Peduli Kanker

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama-sama Pemerintah Kota Makassar dengan IBM Indonesia, Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI), Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), dan Rumah Sakit Kanker “Dharmais” meluncurkan aplikasi peduli kanker bernama TemanKanker pada acara Car Free Day di Pantai Losari, Makassar.

Aplikasi TemenKanker bertujuan mendukung semua pihak yang memiliki kepedulian terhadap kanker di Indonesia ini sudah dapat diunduh dan diakses secara gratis. TemanKanker dirancang untuk memberi akses bagi para peduli kanker di Indonesia, mulai dari pasien, survivor (mereka yang pernah terkena kanker dan bertahan), pelaku medis, relawan, hingga masyarakat untuk saling terkoneksi satu sama lain dan mendapatkan informasi mendalam seputar kanker melalui sebuah platform digital.

Dengan akses ini diharapkan dapat terbentuk suatu ekosistem yang kuat, sehingga dapat meningkatkan kepedulian dan pencegahan terhadap penyakit kanker.Aplikasi TemanKanker merupakan hasil inisiatif dan kolaborasi dari berbagai pihak. Sebagai bagian dari rangkaian 80 tahun IBM di Indonesia, tahun ini IBM Indonesia melalui Corporate Citizenship & Corporate Affairs (CC & CA) membangun aplikasi TemanKanker yang kemudian akan dihibahkan pada YOAI.

Bersama dengan YOAI, turut serta pula YKPI dan RS Kanker “Dharmais” yang berkolaborasi memperkaya konten aplikasi ini.“Delapan puluh tahun merupakan waktu yang panjang dan kami bangga telah menjadi bagian penting perkembangan teknologi di Indnesia. Kami berkomitmen untuk terus bertransformasi dan berinovasi menjadi penyedia teknologi yang terdepan, dan akan terus memberikan asistensi, solusi teknologi dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” ujar Country Marketing Leader, IBM Indonesia Vina D Kasim, seperti disiarkan laman Kominfo.

Vina berharap, aplikasi TemanKanker dapat menjadi bagian penting dimana masyarakat Indonesia dapat menarik manfaatnya untuk lebih mengenal, mengantisipasi, dan saling mendukung.Hal ini juga merupakan bukti teknologi dapat berperan penting dalam membangun kepedulian sesama di segala bidang, seperti kesehatan.

Melalui TemanKanker, pengguna dapat mengakses berbagai fitur informatif dan interaktif, seperti jenis-jenis kanker, gejala, informasi rumah sakit serta terhubung dengan dokter spesialis kanker.Pasien, survivor, dokter, relawan, dan masyarakat umum juga dapat saling berdiskusi melalui fitur chat sehingga interaksi terasa lebih personal.

Melalui aplikasi ini pula, pengguna dapat membaca tips dari dokter, kisah para survivor yang inspiratif, dan berita terkini terkait kanker. Harapannya, ekosistem ini dapat saling mendorong kesadaran akan penyakit kanker, melakukan tindakan preventif, dan membantu proses penyembuhan pasien kanker yang ada di Indonesia.

“Atas nama Yayasan Onkologi Anak Indonedia (YOAI), kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada IBM Indonesia. Dengan adanya aplikasi TemanKanker ini selain dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kanker pada anak, juga untuk meluruskan kesalahpahaman yang masih banyak ditemui terkait penyakit kanker, antara lain anggapan bahwa kanker pada anak tidak dapat disembuhkan. Padahal sebenarnya kanker pada anak dapat disembuhkan asal ditemukan dalam stadium awal,” ungkap Ketua Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI), Rahmi Adi Putra Tahir.Aplikasi

TemanKanker ini akan menjadi sebuah kampanye yang sosialisasinya akan bergulir di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Setelah di Makassar, aplikasi TemanKanker akan diperkenalkan di kota Solo pada tanggal 22 Oktober 2017 mendatang.

Source: indotelko.com